Jakartaku kini

Malam makin larut mataku tak dapat merapat padahal sudah memerah..
Tapi mengapa kotaku tak pernah tertidur padahal sudah renta..
Langkah para WTS cantix mewarnai sebagian jalan dan gang kecil,laju hidung belangpun semakin kencang diantara angin malam mencari kepuasan birahinya.
Para aparat seperti pulas merapatkan matanya seolah tak pernah melihat WTS yg berlenggak lenggok menjajakan aurat membakar nafsu bejat.
Para penjaja obat kuatpun melambaikan tangannya kearah hidung belang mencari sekarung beras pelangganpun puas WTSpun lemas.
Tak tampak setitikpun embun surga yg terjatuh dijalanan kotaku hanya debu dan kemaksiatan yg terlihat..
Didunia manakah aku berada yaa Tuhan?
Kemanakah ajaran Nabiku yang dulu disampaikan kepada kami?
Kotaku seolah tak tersentuh oleh cahaya-Mu..
Jakartaku lebih banyak menampakan keindahan tubuh wanita malam..
Bila siang,jakartaku lebih banyak menjanjikan kemacetan dan kejahatan yg timbul dari perut2 yg lapar.
Kemanakah keindahan kotaku yg dulu?
Kemanakah wajahmu yg suci nan elok dulu?
By : ilham Banderas

 
READNET 88 CONTACT US | Bloggerized by ILHAM BANDERAS - ABOUT US | MORE INFO